Tak kan pernah berhenti

20 02 2009

Bismillah

Kehidupan bagaikan gempuran ombak di pantai, memang seperti sebuah analogi klise yang nampak biasa saja. Tapi sadarkah kita, saat kondisi terus berubah. Seperti analogi ombak tadi, air pasang di laut tidak akan berhenti menggerus tepian pantai sampai sedikit demi sedikit erosi itu menggerus membuat tepian semakin landai. Read the rest of this entry »





” Sebuah Evaluasi Diri Bagi Para Pengemban Dakwah”

21 10 2008

Yaa Allah! sebuah kerinduan terhadap sebuah ketentraman jiwa, pelipur dahaga keimanan seorang hamba yang lemah. Walau diri jauh dari kesempurnaan para nabi, rasul dan sahabat. Namun cita-cita ini terlalu besar dan masiv untuk bisa dihalau, walau teringat diri tak sempurna tapi motivasi dan kecintaan ini terlalu besar untuk diabaikan. Read the rest of this entry »





” Pidato Abu Bakar Ash-Shiddiq

15 10 2008

“ Pidato Abu Bakar R.A. Saat di angkat Menjadi Khalifah ”

” Saudara-saudara sekalian, walaupun saya bukan yang terbaik di antara saudara, namun saya telah diberi tanggung jawab untuk memimpin saudara sekalian. Saya akan anggap saudara orang- orang yang terlemah diantara saudara- saudara yang kuat sampai saya memajukan tuntutan atas hak-hak yang memang merupakan hak mereka. Dan orang-orang terkuat diantara saudara-saudara akan saya anggap lemah sampai saya ambil dari mereka apa-apa yang memang bukan hak mereka. Saudara-saudara sekalian, saya seorang pengikut nabi, bukan seorang pembaharu. Oleh karena itu kalau saya mengerjakan pekerjaan dengan baik, bantulah saya. Dan kalau saya menyimpang maka, luruskanlah saya. Dan lakukanlah perhitungan atas diri saudara sebelum saudara diperhitungkan orang. Tak seorangpun boleh meninggalkan jihad di jalan Allah, kecuali Allah akan timpakan kehinaan atas mereka. Dan jangan kerjakan kecabulan di kalangan saudara, nanti Allah akan menyebarkan bencana di kalangan mereka. Oleh karena itu patuhilah saya selama saya patuh kepada Allah. Tetapi kalau saya tidak patuh kepada Allah dan Nabi-Nya, saudara tidak berkewajiban mematuhi saya. Saya sebenarnya lebih senang kalau salah seorang dari saudara yang yang diberi tanggung jawab ini, sehingga saya terhindar dari tanggung jawab tersebut. Dan jika saudara mengharapkan saya untuk melakukan peran yang sama seperti nabi dalam hubungannya dengan (wahyu), saya tidak dapat mengerjakannya. Saya hanya seorang manusia biasa, jadi maafkanlah saya. ”





Reimplementasi Makna Politik

15 10 2008

“ Reimplementasi Makna Politik”

Oleh : Yanuar Nurrachman Latief *

Berbicara tentang memahami definisi suatu makna, dapat dipahami dengan mengerti darimana sintesis sebuah makna itu berasal. Tergantung pada input fakta, proses sintesis dan output dari sebuah hasil pemikiran. Dan yang terpenting adalah bagaimana worldview atau paradigma seseorang dalam melihat (mempersepesi, mengerti dan menafsirkan ) suatu fakta menjadi suatu definisi, atau dalam kata lain adalah bagaimana seseorang mendasarkan cara pandang dan pemahaman akan hakikat keberadaan manusia, alam semesta dan kehidupan. Oleh karena itu akan salah apabila seorang menganut sebuah definisi yang berasal dari hasil pemikiran seseorang tanpa melihat latar belakang dan motif dari sebuah pembuatan suatu definisi atau bahkan sebuah pemahaman tertentu. Read the rest of this entry »





”Dilution of Awakening/ Sebuah Kebangkitan Semu”

15 10 2008

Sudah berjalan genap satu dekade dari titik tolak awal reformasi, tidak banyak perubahan yang terjadi bagi Indonesia. Sejak itu ada beberapa peristiwa yang sangat mempengaruhi perjalanan suatu peradaban yang terdiri dari kompleksitas berbagai tingkatan masyarakat. Korupsi yang menjadi-jadi, efek domino akibat kelangkaan bahan bakar minyak, privatisasi berbagai sektor, kapitalisasi di bidang pendidikan dan kesehatan, kenaikan BBM, krisis moral, skandal PILKADA dan banyak lagi masalah lain yang menghinggapi bangsa ini. Nampaknya akan sulit untuk menemukan indikasi dari kemajuan yang ditimbulkan dari reformasi, dilihat dari sekian banyak kemunduran yang terjadi. Pertanyaannya apakah ini sebuah konsekuensi dari sebuah gesekan peradaban? atau hanya sebuah indikasi lain gagalnya bangsa ini memahami sebuah kebangkitan yang hakiki. Read the rest of this entry »








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.